Liburan Saat Pandemi 



Tak terasa  sebentar lagi kita akan memasuki liburan akhir tahun. Beberapa destinasi sudah mucul di benak teman-teman. Namun situasi pandemi Covid-19 membuat teman-teman berpikir dua kali untuk mempertimbangkan apakah berkibur atau di rumah saja. Pertimbangan terbesar biasanya soal kesehatan dan finansial. Idealnya liburan saat pandemi, lebih aman jika tetap di rumah saja ketimbang berada di ruang publik yang rawan akan kerumunan atau keramaian karena itu berpotensi terjadi penularan covid-19. Apalagi jika melakukan perjalanan ke luar kota selain juga berpotensi untuk tertular virus liburan ke luar kota juga membutuhkan dana yang lebih. 

"Alangkah baiknya semua kalangan usia berlibur di rumah saja, Terlebih mereka yang berpotensi atau rawan tertular virus covid-19, Yaitu Anak-anak, Ibu hamil, Lansia, Dan orang-orang dengan riwayat penyakit seperti penyakit ginjal, penyakit jantung, penyakit paru, Hipertensi, Tubercolosis, Asma, Tumor/kanker/penyakit ganas lainnya" ujar salah satu Dokter Spesialis Penyakit Dalam di chanel youtubenya.

Saya sependapat dengan pernyataan di atas yang mengatakan bahwa akan lebih bijak jika berlibur di rumah atau dalam kota saja selama masa pandemi ini. Jika dipaksakan akan ada biaya ekstra, Seperti biaya transportasi, Biaya penginapan. Apalagi jika mengikuti tren masa kini yang di contohkan sebagian publik figur di media sosial saat liburan yang serba glamor ini sangat menyiksa dompet apalagi pada kalangan mahasiswa. Uang yang biasanya untuk pembayaran uas bisa dialihkan untuk dana liburan. Oia satu lagi yang perlu di perhatikan adalah biaya pengobatan tidak menutup kemungkinan selepas pulang dari liburan teman-teman terpapar virus covid-19. point yang terakhir ini hanya mengantisipasi kemungkinan terburuk wkwkwk. Alangkah bijaksana jik dana ekstra ini dialokasikan untuk kepentingan yang lebih prioritas.

"Liburan tentu menarik dan lebih baik dilakukan terutama mereka yang sangat sibuk dengan tugas kuliah tapi liburan dengan stay at home pun tetap bisa menyenangkan. Aktivitas yang bisa dilakukan di rumah antara lain melakukan cocok tanam seperti berkebun, memelihara ikan cupang, piknik dihalaman rumah bermain bersama keluarga, main ML/PUBG/FREE FIRE, dan kegiatan seru lainnya. Kegiatan ini justru lebih bisa berhemat di tengah situasi pandemi dan ancaman resesi karena kegiatan diatas tidak memperlukan biaya Penginapan, Transportasi, Tiket masuk antraksi wisata, dan tidak perlu membeli makanan karena bisa memasak sendiri. 

Pilihan tetap di tangan teman-teman, jika harus melakukan perjalanan ke luar kota, Saya menyarankan agar mempertimbangkan beberpa ha. antara lain, Pilih tujuan wisata yang tidak termasuk dalam zona merah dan menggunakan kendaraan pribadi. Jika terpaksa menggunakan kendaraan umum, pastikan pemesanan tiket secara online guna menghindari antrian panjang. Jangan lupa patuhi protokol kesehatan selama perjalanan dengan menggunakan masker, jaga jarak, selalu membawa hand sanitizer dan selalu mencuci tangan. jika mengharuskan singgah di suatu tempat pastikan tetap menggunakan masker dan lebih baik jika ditambah face shield demi kesehatan anda dan keluarga. Saya juga mnyarankan untuk memilih tempat menginap yang menerapkan protokol kesehatan dan memerhatikan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi multi-vitamin yang mengandung vitamin C,B,D,E. Demikian juga soal asupan jangan sampai karena liburan lupa akan pentingnya nutrisi dan kebersihan makanan

Persiapan penting lainnya jika akan berlibur adalah soal biaya liburan, Biaya liburan idealnya di persiapkan bagi mahasiswa jauh hari sebelumnya dengan cara menyisihkan uang bulanan dari orang tua, tidak ada patokan khusus yang harus di sisihkan setiap bulannya untuk berlibur, tergantung seberapa besar perkiraan dan seberapa lama target untuk menyiapkannya. 

Sebaiknya hindari liburan spontan tanpa dana yang di persiapkan sebelumnya, jangan sampai karena ingin memuaskan keinginan berlibur, uang untuk biaya uas dialih lokasikan untukbiaya liburan. Terkadang liburan yang terencana pun sering meleset biayanya dari yang sudah dianggarkan. Apalagi jika liburan yang spontan di lakukan saat pandemi yang banyak mengandung resiko baik kesehatan maupun finansial

       

Ulasan

Catat Ulasan